Check icon
OPHTHALINDO JAYA
Loading...

Results not found!

  • Details

No categories found!

  • Account Log in
  • HOME
  • ABOUT US
  • PRODUCT
    • OPHTHALMIC CONSUMABLES
    • OPHTHALMIC DIAGNOSTIC EQUIPMENT
  • OPPORTUNITIES
  • ARTICLE
  • CONTACT US
  • en English
    • en English
    • id Bahasa Indonesia
OPHTHALINDO JAYA

Results not found!

  • Details
OPHTHALINDO JAYA
  • HOME
  • ABOUT US
  • PRODUCT
    • OPHTHALMIC CONSUMABLES
    • OPHTHALMIC DIAGNOSTIC EQUIPMENT
  • OPPORTUNITIES
  • ARTICLE
  • CONTACT US
  • en English
    • en English
    • id Bahasa Indonesia
  • Follow us on
  1. Home
  2. /
  3. Mata Kering & Eye Health
  4. /
  5. Mata Kering dan Perih Tanda Sindrom Mata Kering yang Perlu Diwaspadai

Mata Kering dan Perih Tanda Sindrom Mata Kering yang Perlu Diwaspadai

By philip
posted on November 3, 2025November 5, 2025
Share this post to Facebook
Share this post to Twitter
Share this post to Pinterest
Share this post to LinkedIn
Mata Kering dan Perih Tanda Sindrom Mata Kering yang Perlu Diwaspadai

Mata Kering dan Perih Tanda Sindrom Mata Kering yang Perlu Diwaspadai

Mata merupakan salah satu organ paling penting yang memungkinkan kita melihat dan menikmati dunia di sekitar. Namun, tidak sedikit orang yang mengalami keluhan mata terasa kering, perih, atau tidak nyaman — kondisi yang sering dianggap sepele, padahal bisa berdampak pada kenyamanan dan kualitas penglihatan. Artikel ini akan membantu Anda memahami apa itu sindrom mata kering, penyebabnya, gejala yang perlu diwaspadai, serta cara mencegahnya sebelum menjadi masalah serius.

Apa Itu Sindrom Mata Kering?

Sindrom mata kering (Dry Eye Syndrome) adalah kondisi ketika produksi air mata berkurang atau kualitasnya menurun, sehingga permukaan mata tidak terlumasi dengan baik. Akibatnya, mata terasa tidak nyaman, mudah iritasi, bahkan dapat mengganggu penglihatan jika dibiarkan terlalu lama.

Air mata memiliki peran penting untuk melindungi, melembapkan, dan menjaga kesehatan permukaan mata. Jika keseimbangan komponen air mata terganggu — baik karena produksi yang kurang atau penguapan yang berlebihan — maka lapisan pelindung alami mata menjadi tidak stabil dan menyebabkan rasa kering.

Penyebab Sindrom Mata Kering

Ada berbagai faktor yang dapat memicu atau memperburuk kondisi ini, di antaranya:

  1. Penggunaan Layar Digital Berlebihan
    Menatap layar komputer, ponsel, atau televisi dalam waktu lama dapat menurunkan frekuensi berkedip, sehingga air mata lebih cepat menguap.
  2. Lingkungan Kering atau Ber-AC
    Udara dingin dari AC, paparan angin, asap rokok, atau debu dapat mempercepat penguapan air mata dan menyebabkan kekeringan.
  3. Faktor Usia dan Perubahan Hormon
    Seiring bertambahnya usia, produksi air mata cenderung menurun, terutama pada wanita setelah menopause.
  4. Penggunaan Lensa Kontak
    Lensa kontak dapat memengaruhi distribusi air mata di permukaan mata, membuat mata lebih cepat kering.
  5. Kondisi Medis atau Obat-obatan Tertentu
    Penyakit seperti diabetes, gangguan tiroid, atau efek samping dari obat antihistamin dan antidepresan juga dapat berkontribusi terhadap sindrom mata kering.

Baca juga: Hari Penglihatan Sedunia 2025 – Love Your Eyes (Cintai Mata Anda) 

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Beberapa tanda umum sindrom mata kering meliputi:

  • Rasa perih, panas, atau terbakar di mata
  • Sensasi seperti ada pasir di mata
  • Mata merah dan cepat lelah
  • Penglihatan kabur sementara yang membaik setelah berkedip
  • Air mata keluar berlebihan akibat iritasi

Jika gejala-gejala ini sering muncul, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter mata untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang tepat.

Mata Kering dan Perih Tanda Sindrom Mata Kering yang Perlu Diwaspadai

Pencegahan dan Perawatan Awal

Menjaga kelembapan mata dapat dilakukan dengan langkah sederhana seperti istirahat sejenak dari layar komputer atau gadget, mencukupi asupan cairan, serta menghindari paparan udara kering secara langsung. Bila perlu, dokter mata dapat merekomendasikan penggunaan tetes mata buatan (artificial tears) untuk membantu melembapkan mata secara aman.

Kapan Harus ke Dokter Mata?

Segera temui dokter bila Anda mengalami:

  • Mata terasa sangat kering atau perih terus-menerus
  • Penglihatan kabur yang tidak membaik setelah istirahat
  • Mata merah, nyeri, atau tampak bengkak

Pemeriksaan dini akan membantu menentukan penyebab pasti dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada permukaan mata.

Kesimpulan

Sindrom mata kering dapat dialami oleh siapa saja — terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di depan layar atau berada di ruangan ber-AC. Dengan memahami penyebab, gejala, dan langkah pencegahannya, Anda dapat melindungi kesehatan mata dan menjaga kenyamanan penglihatan setiap hari. ***

Share:
Share this post to Facebook
Share this post to Twitter
Share this post to Pinterest
Share this post to LinkedIn
Apa Itu Sindrom Mata Kering?, Penyebab Sindrom Mata Kering

philip

Post navigation

Pre Kolaborasi Lintas Sektor Periksa Mata 1.091 Anak di Jawa Timur
Next Tips Menjaga Kelembapan Mata di Ruangan Ber-AC 

Products

  • Bioflex Capsular Care
    BIOFLEX Capsular Care

    Detail

You may be interested ?

CONSUMABLES_ophthaindo logo

PT. OPTHALINDO JAYA

HEAD OFFICE

OFFICE TOWER MENARA JAKARTA,
TOWER FORTUNE UNIT 15G-15H
Jl. Radar Kemayoran, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Central Jakarta, DKI Jakarta – Indonesia 10610
Phone: +62 21 5032 2369 (Hunting)
WA: +62 878 8899 8080
Email: support@ophthalindo.com
Linktr: linktr.ee/ophthalindo

OPERATIONAL OFFICE

JAKARTA:
Komp. Rukan Sunter Permai Blok D3-D5,
Jl. Danau Sunter Utara, RT.9/RW.14, Sunter Agung, Tanjung Priok, North Jakarta City, Jakarta 14350
Phone: +62 21 5032 2369 - Ext. 121 / 122

SURABAYA:
Jl. Darmokali No.62, Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, East Java 60241
Phone: +62 21 5032 2369 - Ext. 123

YOGYAKARTA:
The Jambon Residen
Jl. Jambon III No. 40E, Jatimulyo, Yogyakarta City, Special Region of Yogyakarta 5242
Phone: +62 21 5032 2369 - Ext. 804

FOLLOW US

  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube
  • LinkedIn

© 2024 Ophthalindo Jaya. Cause We Care!